Susilo H. Prasetiyo Ingatkan Peran Strategis FKSB sebagai Katalisator Pembangunan di Kota Semarang

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Menjelang pemilihan Ketua Forum Komunikasi Semarang Bersatu (FKSB), tokoh aktivis senior sekaligus Ketua LSM RPK-RI, Susilo H. Prasetiyo, menegaskan pentingnya penguatan peran FKSB sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Semarang. Ia menyoroti bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) harus mampu menjadi katalisator yang sinergis dalam mendukung pembangunan daerah.

Susilo, yang juga merupakan pendiri FORSOS (FORUM SOLIDARITAS ORMAS SEMARANG), menyatakan bahwa keberadaan ormas adalah wadah aspirasi warga yang memiliki peran vital sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam pandangannya, Susilo merasa prihatin dengan kondisi internal FKSB saat ini yang dinilai terjebak dalam eksklusivitas. Menurutnya, pola pikir yang sempit dan ego kelompok telah menghambat efektivitas pengambilan keputusan yang berorientasi pada kepentingan publik.

“FKSB sudah berdiri cukup lama, namun saya melihat adanya hambatan dalam kerja sama sosial akibat pola kepemimpinan yang kurang merangkul. Kita butuh restrukturisasi untuk membawa era perubahan yang lebih modern dan universal, yang mampu menampung aspirasi semua golongan tanpa membeda-bedakan,” ujar Susilo, Kamis (16/4/2026).

Salah satu poin yang ia soroti adalah adanya persyaratan pemilihan yang dinilai menutup ruang bagi generasi muda potensial atau lembaga yang belum terdaftar di FKSB, meskipun lembaga tersebut sudah terdaftar resmi di Kesbangpol Kota Semarang.

Baca Juga:  Oknum Kapolsek Boja Diduga Terlibat Pusaran Penimbunan BBM Bersubsidi, Identitas Jurnalis Bocor ke Pemilik Gudang

Susilo menilai kebijakan tersebut sebagai tindakan yang menjurus pada arogansi kepatuhan dan pengambilan keputusan sepihak. Ia mendesak pihak Pemerintah Kota, khususnya Walikota dan Kepala Bakesbangpol Kota Semarang, untuk memberikan perhatian khusus terkait isu ini.

“Ormas memiliki fungsi sebagai edukator, agregator aspirasi, katalisator pembangunan, dan kontrol sosial. Saya meminta Pemerintah Kota sebagai pembina untuk menegur pihak FKSB jika terdapat sikap-sikap yang otoriter dalam lembaga sosial,” tegasnya.

Merujuk pada Perpu No. 2 Tahun 2017 tentang Ormas, Susilo mengingatkan bahwa peran strategis FKSB seharusnya diarahkan untuk memperkuat kebangsaan, nasionalisme, dan menjaga kondusivitas keamanan (siskamtibmas) di Kota Semarang.

Ia berharap kepengurusan baru nanti dapat menumbuhkan toleransi, multikulturalisme, serta semangat “rembugan” untuk mencari persamaan persepsi dalam membangun bangsa.

“Pembangunan tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif masyarakat. Saya berharap pengurus FKSB yang sekarang maupun yang akan datang untuk legowo menerima pendatang baru. Mari kita satukan langkah, hilangkan eksklusivitas, dan fokus pada sinergitas untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Semarang,” tutup Susilo.

Hingga berita ini diturunkan, proses suksesi di tubuh FKSB masih terus menjadi sorotan publik dan kalangan pegiat ormas di Kota Semarang.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinipublic.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan??
Tim Resmob Polrestabes Semarang Ringkus Pelaku Curanmor Viral di Papandayan
Sinergi Resmob Polrestabes Semarang & PT KAI , Pelaku Pencurian Tas Penumpang di Stasiun Tawang Berhasil Diringkus
Cegah Gagal Ginjal Dini pada Remaja, Puskesmas Bulu Lor Luncurkan Inovasi GENERASI JUARA
GRIB JAYA Desak APH Audit Dugaan Korupsi Retribusi Sampah di DLH Kota Semarang
Oknum Anggota DPRD Temanggung dari Fraksi PPP Ditahan Polres Semarang Terkait Dugaan Penganiayaan LC
Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo
MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:11 WIB

Kasus Pengrusakan Rumah Mengkrak Setahun Lebih, Permohonan SP2HP Korban Malah Diabaikan, Kinerja Polrestabes Semarang Dipertanyakan??

Minggu, 12 Juli 2026 - 04:38 WIB

Tim Resmob Polrestabes Semarang Ringkus Pelaku Curanmor Viral di Papandayan

Senin, 6 Juli 2026 - 01:22 WIB

Sinergi Resmob Polrestabes Semarang & PT KAI , Pelaku Pencurian Tas Penumpang di Stasiun Tawang Berhasil Diringkus

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:38 WIB

Cegah Gagal Ginjal Dini pada Remaja, Puskesmas Bulu Lor Luncurkan Inovasi GENERASI JUARA

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:58 WIB

GRIB JAYA Desak APH Audit Dugaan Korupsi Retribusi Sampah di DLH Kota Semarang

Berita Terbaru