Polsek Semarang Utara Amankan 8 Pemuda Terkait Tawuran Viral dan Penyanderaan di Kebonharjo

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Menindaklanjuti video viral aksi tawuran yang meresahkan warga, Tim Khusus (Timsus) Antisipasi Tawuran Polsek Semarang Utara berhasil mengamankan sejumlah pelaku pada Rabu (22/4/2026) dini hari.

Kejadian ini bermula dari bentrokan antar kelompok yang terjadi pada Selasa (21/4) pukul 03.30 WIB di kawasan Kebonharjo Gang 4, yang melibatkan kelompok dari Kalibaru dan Kebonharjo. Dalam insiden tersebut, salah satu anggota kelompok dari Kebonharjo sempat disandera oleh kelompok lawan (Kalibaru), yang videonya kemudian tersebar luas di media sosial.

Merespons situasi yang memanas, Kapolsek Semarang Utara Kompol Heri Sumiarso, SH, MH, segera mengerahkan Timsus bentukan Polsek untuk melakukan pengejaran.

Tepat pada Rabu dini hari pukul 03.00 WIB, operasi yang dipimpin langsung oleh Katim Elang Utara, Aiptu Agus Supriyanto, SH, membuahkan hasil.

Baca Juga:  Jalan Licin di Kalialang Makan Korban: Seorang Anak Harus Jalani Operasi Akibat Tergelincir Lumpur Galian C

Petugas berhasil menyergap para pelaku di lokasi persembunyian mereka.

“Kami berhasil mengamankan 8 orang pelaku tawuran, termasuk individu yang sebelumnya viral disandera oleh kelompok lawan,” ujar Aiptu Agus Supriyanto di lokasi kejadian.

Para pelaku diamankan di wilayah Kampung Ujungsari, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara. Saat ini, kedelapan pemuda tersebut telah dibawa ke Mapolsek Semarang Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Langkah Antisipatif

Kapolsek Semarang Utara menegaskan bahwa pembentukan Timsus ini merupakan komitmen pihak kepolisian untuk memberantas aksi premanisme dan tawuran yang mengganggu ketertiban umum di wilayah Semarang Utara.

Pihak kepolisian juga menghimbau kepada orang tua dan warga sekitar untuk lebih memperketat pengawasan terhadap putra-putrinya, terutama pada jam-jam rawan dini hari, guna mencegah terjadinya aksi serupa di kemudian hari.

Penulis : Ayu Christiani

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Polsek Semarang Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinipublic.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SOROTAN TAJAM PENEGAKKAN HUKUM DI POLRESTA PATI KASUS PREDATOR SEKSUAL BERJUBAH AGAMA
Polsek Cepu Akan Segera Dilaporkan ke Propam Polda Jateng Terkait Dugaan Kriminalisasi Sengketa Rental
Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo
Alumni Sekaligus Pengajar Diduga Cabuli 17 Santri, Pihak Yayasan Dituding Lakukan Pembiaran 
MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?
Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kendal, Jawa Tengah Dibongkar Tim Gabungan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri
Peristiwa Berdarah di Semarang Utara: Pria Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras
Sinergi PN Semarang, Prof Dr Retno Mawarini, Dr Sriyanti, dan Hermawan Naulah: Halal Bihalal di Gerhana Nusantara Resto Perkuat Layanan Mediasi
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:33 WIB

SOROTAN TAJAM PENEGAKKAN HUKUM DI POLRESTA PATI KASUS PREDATOR SEKSUAL BERJUBAH AGAMA

Kamis, 30 April 2026 - 11:19 WIB

Polsek Cepu Akan Segera Dilaporkan ke Propam Polda Jateng Terkait Dugaan Kriminalisasi Sengketa Rental

Kamis, 30 April 2026 - 06:22 WIB

Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo

Rabu, 29 April 2026 - 14:21 WIB

Alumni Sekaligus Pengajar Diduga Cabuli 17 Santri, Pihak Yayasan Dituding Lakukan Pembiaran 

Minggu, 26 April 2026 - 15:06 WIB

MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?

Berita Terbaru