Jalan Licin di Kalialang Makan Korban: Seorang Anak Harus Jalani Operasi Akibat Tergelincir Lumpur Galian C

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kondisi infrastruktur di kawasan Kalialang, Kelurahan Sukorejo, Kota Semarang, kini berubah menjadi jalur maut. Pada Jumat (6/3/2026), sebuah kecelakaan tunggal tragis menimpa seorang ibu dan anaknya saat melintasi jalur yang tertutup lumpur licin, yang diduga kuat akibat aktivitas Galian C di sekitar lokasi.

Insiden bermula saat istri dari Bapak Anton, warga RT 03 Kelurahan Sukorejo, sedang membonceng anaknya untuk berangkat sekolah. Saat melintas di Jalan Gunungan, tepatnya di tikungan dekat Warung Pak Agus, sepeda motor yang dikendarainya kehilangan kendali.

Permukaan jalan yang sangat licin membuat kendaraan tergelincir seketika. Akibatnya Korban Anak dari Bapak Anton mengalami luka serius Wajah Dan Kepala.

*Korban Harus mendapat Tindakan Medis dan langsung dilarikan ke rumah sakit informasi Terakhir korban harus menjalani tindakan operasi .

Kecelakaan ini memicu gelombang keresahan di grup komunikasi warga RT setempat. Berdasarkan penuturan warga, lokasi di dekat Warung Pak Agus memang menjadi titik paling berbahaya karena tumpukan lumpur yang menutup aspal.

“Dua hari ini grup RT Kelurahan Sukorejo ramai dengan kabar kecelakaan tunggal karena pengendara terpeleset akibat jalan yang licin,” ungkap salah seorang warga dalam pesan singkatnya.

Baca Juga:  GRIB JAYA Desak APH Audit Dugaan Korupsi Retribusi Sampah di DLH Kota Semarang

Warga menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, sudah terjadi beberapa kali kecelakaan serupa di lokasi yang sama. Aktivitas pengangkutan material dari Galian C diduga menjadi penyebab utama licinnya jalanan tersebut, terutama saat terkena air atau cuaca lembap.

Pengurus RT 03 telah mengeluarkan imbauan resmi bagi seluruh pengguna jalan, khususnya orang tua yang mengantar anak sekolah, untuk ekstra waspada saat melintasi Jalur Kalialang Greenwood menuju Kali Pancur.

Masyarakat kini mendesak pihak terkait dan pemerintah kota untuk Melakukan pembersihan sisa lumpur secara menyeluruh di sepanjang jalur pemukiman.

Mengevaluasi aktivitas Galian C yang berdampak buruk pada keselamatan dan Bertaruh Nyawa .

Memberikan sanksi tegas jika ditemukan kelalaian dalam menjaga kebersihan jalur operasional mereka.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap ada tindakan nyata secepat mungkin sebelum ada jatuh korban luka ataupun jiwa berikutnya.

Penulis : Ayu Christiani

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinipublic.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GRIB JAYA Desak APH Audit Dugaan Korupsi Retribusi Sampah di DLH Kota Semarang
Oknum Anggota DPRD Temanggung dari Fraksi PPP Ditahan Polres Semarang Terkait Dugaan Penganiayaan LC
Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo
MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?
Peristiwa Berdarah di Semarang Utara: Pria Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras
Sinergi PN Semarang, Prof Dr Retno Mawarini, Dr Sriyanti, dan Hermawan Naulah: Halal Bihalal di Gerhana Nusantara Resto Perkuat Layanan Mediasi
Polsek Semarang Utara Amankan 8 Pemuda Terkait Tawuran Viral dan Penyanderaan di Kebonharjo
Tragis! Remaja di Tambak Lorok Diduga Dibakar Kerabat, Polisi Sigap Beri Pendampingan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:58 WIB

GRIB JAYA Desak APH Audit Dugaan Korupsi Retribusi Sampah di DLH Kota Semarang

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:57 WIB

Oknum Anggota DPRD Temanggung dari Fraksi PPP Ditahan Polres Semarang Terkait Dugaan Penganiayaan LC

Kamis, 30 April 2026 - 06:22 WIB

Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo

Minggu, 26 April 2026 - 15:06 WIB

MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?

Sabtu, 25 April 2026 - 06:29 WIB

Peristiwa Berdarah di Semarang Utara: Pria Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras

Berita Terbaru