Polrestabes Semarang Ringkus Dua Begal Viral, Pelaku Utama Residivis Kambuhan

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Polrestabes Semarang bergerak cepat menuntaskan kasus pencurian dengan kekerasan (begal) yang sempat viral dan memicu keresahan warga. Dua pelaku yang beraksi di wilayah Semarang Timur kini berhasil diringkus dan mendekam di balik jeruji besi.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (5/4/2026) dini hari di Jalan Halmahera, Kelurahan Karangtempel. Saat itu, para korban tengah dalam perjalanan menuju gereja.

Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol. M. Syahduddi, S.I.K., M.Si. , menjelaskan bahwa pelaku tidak segan-segan menggunakan kekerasan saat korban mencoba mempertahankan barang berharganya.

“Pelaku melakukan kekerasan menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan salah satu korban mengalami luka cukup serius di bagian wajah,” ujar Brigjen Pol. M. Syahduddi saat konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Rabu (8/4/2026).

Tim Jatanras Polrestabes Semarang melakukan penyelidikan mendalam melalui keterangan saksi dan analisis rekaman CCTV. Hasilnya, petugas berhasil memetakan persembunyian pelaku:

Baca Juga:  Susilo H. Prasetiyo Ingatkan Peran Strategis FKSB sebagai Katalisator Pembangunan di Kota Semarang

1. DBS alias Weng:  Ditangkap terlebih dahulu di wilayah Mranggen Demak.

2. Dito (Pelaku Utama): Sempat melarikan diri ke Magelang sebelum akhirnya berhasil dibekuk oleh petugas.

Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka Dito merupakan residivis kasus serupa yang sudah berulang kali keluar-masuk penjara sejak tahun 2019. Dalam aksi terakhirnya, Dito berperan sebagai eksekutor yang membawa senjata tajam, sementara DBS bertugas sebagai joki (pengemudi) yang mengawasi situasi di sekitar lokasi.

Pihak kepolisian Polrestabes semarang menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan jalanan di Kota Semarang.

Tindakan Tegas: Polisi akan menindak terukur setiap pelaku yang mengancam nyawa masyarakat.

Peningkatan Patroli: Kegiatan preventif akan diintensifkan guna menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolrestabes Semarang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Penulis : Ayu Christiani

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Polrestabes Semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinipublic.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GRIB JAYA Desak APH Audit Dugaan Korupsi Retribusi Sampah di DLH Kota Semarang
Oknum Anggota DPRD Temanggung dari Fraksi PPP Ditahan Polres Semarang Terkait Dugaan Penganiayaan LC
Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo
MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?
Peristiwa Berdarah di Semarang Utara: Pria Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras
Sinergi PN Semarang, Prof Dr Retno Mawarini, Dr Sriyanti, dan Hermawan Naulah: Halal Bihalal di Gerhana Nusantara Resto Perkuat Layanan Mediasi
Polsek Semarang Utara Amankan 8 Pemuda Terkait Tawuran Viral dan Penyanderaan di Kebonharjo
Tragis! Remaja di Tambak Lorok Diduga Dibakar Kerabat, Polisi Sigap Beri Pendampingan
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:58 WIB

GRIB JAYA Desak APH Audit Dugaan Korupsi Retribusi Sampah di DLH Kota Semarang

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:57 WIB

Oknum Anggota DPRD Temanggung dari Fraksi PPP Ditahan Polres Semarang Terkait Dugaan Penganiayaan LC

Kamis, 30 April 2026 - 06:22 WIB

Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo

Minggu, 26 April 2026 - 15:06 WIB

MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?

Sabtu, 25 April 2026 - 06:29 WIB

Peristiwa Berdarah di Semarang Utara: Pria Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras

Berita Terbaru