Jaga Nama Baik Satuan, Provos Pastikan Anggota Satgas TMMD Sragen Tidak Tinggalkan Hutang

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN– Menjelang penutupan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, pengawasan terhadap personel terus diperketat. Komandan Regu (Danru) Provos Kodim 0725/Sragen, Serda Bayu Susilo, gencar melakukan langkah pengawasan dan pengecekan di lapangan guna memastikan seluruh anggota Satgas TMMD tidak meninggalkan permasalahan apa pun di lokasi tugas.

Selain melaksanakan anjangsana ke rumah-rumah warga yang menjadi induk semang (tempat tinggal sementara personel), Serda Bayu juga menyambangi sejumlah warung kelontong di sekitar lokasi. Warung-warung ini merupakan tempat yang kerap dikunjungi anggota satgas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, maupun sekadar membeli kopi dan rokok di sela-sela waktu istirahat, Rabu (20/05/2026).

Salah satu tempat yang disambangi adalah warung milik Ibu Marinem (67), warga Dukuh Terikkalang RT 18, Desa Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Kedatangan Danru Provos ke warung tersebut bertujuan untuk memastikan secara langsung bahwa tidak ada tunggakan atau hutang yang ditinggalkan oleh anggota satgas selama mereka tinggal dan berinteraksi dengan warga sekitar.

Mona R., anak dari Ibu Marinem, menyambut baik kedatangan petugas Provos. Ia menyampaikan bahwa selama pelaksanaan TMMD, para anggota TNI selalu tertib dan disiplin dalam bertransaksi. Bahkan, kehadiran para prajurit justru membawa berkah tersendiri bagi usaha warung keluarganya. Menurutnya, anggota satgas tidak jarang membayar dengan nominal yang lebih.

Baca Juga:  Alumni Sekaligus Pengajar Diduga Cabuli 17 Santri, Pihak Yayasan Dituding Lakukan Pembiaran 

“Mereka kalau belanja di sini selalu langsung bayar tunai, Mas. Malah kadang-kadang uang kembaliannya sengaja tidak diambil dan diberikan ke kami,” ujar Mona sembari tersenyum.

Sementara itu, Danru Provos Kodim 0725/Sragen, Serda Bayu Susilo menegaskan bahwa pengecekan intensif ini merupakan bentuk upaya pencegahan dini (cegah dini). Hal ini dilakukan agar seluruh rangkaian pelaksanaan TMMD Reg 128 dapat berakhir dengan catatan yang bersih dan baik, sekaligus untuk menjaga nama baik institusi TNI.

“Kami ingin memastikan setelah Satgas kembali ke kesatuan masing-masing, tidak ada hal negatif yang mengganjal. Kami berharap masyarakat Desa Plumbungan hanya mengingat hal-hal positif, kedekatan, serta kemanunggalan TNI-Rakyat yang telah terbangun erat selama program ini berjalan,” tegas Serda Bayu.

 

Penulis : Agung

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinipublic.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Tersangka dalam Kasus Tewasnya Faisal Anwar, Polisi Tegaskan Darmin Pelaku Penusukan Maut, Mondy dan Donal Dijerat Kasus Pengeroyokan
Warga Tunggul Pandean Minta Pengadilan Hentikan Sementara Proyek Gardu Induk Selama Proses Gugatan
Tim Resmob Polrestabes Semarang Ringkus Pelaku Curanmor Viral di Papandayan
Kejaksaan Agung Umumkan Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Proses Hukum Tetap Berjalan
Diduga Bermasalah, Proyek Normalisasi Sungai Wulan Senilai Rp 147 Miliar Didesak untuk Diaudit
Korupsi Proyek ‘Ompreng’ Makan Bergizi Gratis, Jenderal Polisi Aktif Jadi Tersangka Ketujuh
Cegah Gagal Ginjal Dini pada Remaja, Puskesmas Bulu Lor Luncurkan Inovasi GENERASI JUARA
Transformasi Kawasan Pasar Dargo: Pengusaha Karaoke Ubah Tempat Angker Jadi Lumbung PAD dan Lapangan Kerja
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:57 WIB

Tiga Tersangka dalam Kasus Tewasnya Faisal Anwar, Polisi Tegaskan Darmin Pelaku Penusukan Maut, Mondy dan Donal Dijerat Kasus Pengeroyokan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Warga Tunggul Pandean Minta Pengadilan Hentikan Sementara Proyek Gardu Induk Selama Proses Gugatan

Minggu, 12 Juli 2026 - 04:38 WIB

Tim Resmob Polrestabes Semarang Ringkus Pelaku Curanmor Viral di Papandayan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:48 WIB

Diduga Bermasalah, Proyek Normalisasi Sungai Wulan Senilai Rp 147 Miliar Didesak untuk Diaudit

Jumat, 3 Juli 2026 - 01:15 WIB

Korupsi Proyek ‘Ompreng’ Makan Bergizi Gratis, Jenderal Polisi Aktif Jadi Tersangka Ketujuh

Berita Terbaru