DEPOK – Tim Subdirektorat Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria yang jasadnya ditemukan di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Kota Depok.
Pelaku diketahui berinisial SA alias Saepul alias Saepullah (26). Ia diduga menghabisi nyawa korban bernama Kunaefi (51) sebelum memutilasi tubuh korban usai terjadi cekcok di sebuah rumah di kawasan Cipayung, Depok.
Pelaku diamankan saat berupaya melarikan diri ke wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Dalam dokumentasi yang beredar, SA tampak mengenakan kaus hitam saat diamankan petugas.
Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelaku berhasil diringkus pada Rabu dini hari (5/8) setelah serangkaian penyelidikan intensif.
Kasus ini bermula dari penemuan sebuah karung mencurigakan di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, pada Selasa (4/8). Sekitar pukul 15.30 WIB, seorang warga membakar karung yang ditemukan di lokasi. Saat karung terbakar, warga dikejutkan dengan adanya potongan tubuh manusia di dalamnya.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Pancoran Mas bersama Tim Inafis Polres Metro Depok kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap identitas korban dan pelaku.
Berdasarkan hasil identifikasi forensik, laporan orang hilang, keterangan para saksi, serta rangkaian penyelidikan yang dilakukan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, identitas korban dan pelaku akhirnya berhasil diungkap.
Sehari setelah penemuan jasad korban, SA berhasil ditangkap di wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Saat ini, pelaku telah dibawa ke Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mendalami motif pembunuhan serta mutilasi tersebut.
Polisi masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap secara lengkap kronologi maupun motif di balik kasus pembunuhan sadis tersebut.
Penulis : Hendra
Editor : Redaksi










