Tragis! Remaja di Tambak Lorok Diduga Dibakar Kerabat, Polisi Sigap Beri Pendampingan

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Aksi kekerasan memilukan menimpa seorang remaja perempuan di kawasan pesisir Tambak Lorok, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara. Korban berinisial TN (15) diduga menjadi korban pembakaran yang dilakukan oleh seorang pria yang masih memiliki hubungan kerabat dekat dengan korban pada Senin (20/4/2026) pagi.

Peristiwa ini mulai terendus publik setelah fasilitas kesehatan setempat melaporkan adanya pasien remaja yang masuk dengan luka bakar serius di bagian tangan sekitar pukul 09.00 WIB.

Merespons laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjungmas bersama perangkat kelurahan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan situasi di lingkungan sekitar tetap terkendali.

Dugaan Modus Operandi

Berdasarkan keterangan sementara dari pihak keluarga, insiden ini diduga dipicu oleh tindakan nekat pelaku yang menyiramkan bahan bakar ke arah korban.

Identitas Korban: TN (15), warga Tambak Lorok.

Terduga Pelaku: Seorang pria (kerabat dekat korban).

Kondisi Korban: Mengalami luka bakar di bagian tangan dan saat ini tengah menjalani perawatan medis intensif.

Baca Juga:  Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo

Kehadiran pihak kepolisian di lokasi kejadian tidak hanya untuk menggali data awal, tetapi juga memberikan dukungan psikologis bagi keluarga korban. Polisi menegaskan bahwa kasus kekerasan, terutama dalam lingkup keluarga, akan dikawal secara transparan.

“Kami hadir untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan serta akses keadilan. Kami juga telah mengimbau keluarga untuk segera membuat laporan resmi ke Polsek Semarang Utara agar proses hukum dapat segera ditingkatkan,” ujar pihak Bhabinkamtibmas di lokasi.

Komitmen Perlindungan Masyarakat

Pihak kepolisian menekankan pentingnya peran aktif warga dalam melaporkan tindak kekerasan sekecil apa pun guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut. Langkah sigap ini diambil sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan menjamin penegakan hukum bagi masyarakat rentan.

Hingga saat ini, pihak aparat masih menunggu laporan resmi dari keluarga korban untuk melakukan pengejaran dan proses hukum lebih lanjut terhadap terduga pelaku.

Kontributor: Biro Semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinipublic.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SOROTAN TAJAM PENEGAKKAN HUKUM DI POLRESTA PATI KASUS PREDATOR SEKSUAL BERJUBAH AGAMA
Polsek Cepu Akan Segera Dilaporkan ke Propam Polda Jateng Terkait Dugaan Kriminalisasi Sengketa Rental
Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo
Alumni Sekaligus Pengajar Diduga Cabuli 17 Santri, Pihak Yayasan Dituding Lakukan Pembiaran 
TAMBANG BATU ILEGAL DI SUNGAI DESA SATRIYAN RESAHKAN WARGA, APARAT PENEGAK HUKUM DIDESAK BERTINDAK TEGAS
MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?
Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kendal, Jawa Tengah Dibongkar Tim Gabungan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri
Peristiwa Berdarah di Semarang Utara: Pria Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:33 WIB

SOROTAN TAJAM PENEGAKKAN HUKUM DI POLRESTA PATI KASUS PREDATOR SEKSUAL BERJUBAH AGAMA

Kamis, 30 April 2026 - 11:19 WIB

Polsek Cepu Akan Segera Dilaporkan ke Propam Polda Jateng Terkait Dugaan Kriminalisasi Sengketa Rental

Kamis, 30 April 2026 - 06:22 WIB

Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo

Rabu, 29 April 2026 - 14:21 WIB

Alumni Sekaligus Pengajar Diduga Cabuli 17 Santri, Pihak Yayasan Dituding Lakukan Pembiaran 

Minggu, 26 April 2026 - 15:06 WIB

MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?

Berita Terbaru