Pemuda Katolik Komcab Kota Semarang Gelar KKD 2026, Cetak Kader “Level Up” untuk Gereja dan Bangsa

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBARAWA— Komitmen dalam mencetak kader pemimpin yang tangguh dan adaptif terus ditunjukkan oleh Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Semarang. Hal ini dibuktikan melalui kesuksesan penyelenggaraan Kursus Kepemimpinan Dasar (KKD) 2026 yang berlangsung selama dua hari, 11–12 April 2026, bertempat di Kanisius Eco Learning Camp, Ambarawa.

Mengusung tema besar *”Kader Pemuda Katolik yang Level Up dalam Karya bagi Gereja dan Masyarakat”*, kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta yang terdiri dari 16 putra dan 6 putri.

Menanamkan Nilai Kebangsaan
KKD 2026 dibuka secara resmi oleh Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Dr. Bambang Pramusinto, S.H., S.IP., M.Si. Dalam sesi wawasan kebangsaan yang dibawakannya, ia menekankan peran sentral Pancasila sebagai fondasi ideologi pemersatu bangsa di tengah keberagaman Indonesia.

“Kehilangan Pancasila berarti kehilangan Indonesia,” tegas Dr. Bambang di hadapan para peserta, mengingatkan urgensi menjaga nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.

Pembekalan Komprehensif
Selama dua hari pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif melalui empat materi utama yang dirancang untuk mengasah aspek spiritual, intelektual, dan praktis:

Spiritualitas Kaum Awam:Disampaikan oleh Albertus Dwiyoga Widiantoro, sesi ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif umat Katolik dalam dinamika sosial.

Public Speaking & Negosiasi: Raden Yohanes Kristian Hardianto memperkenalkan konsep ASK (*Attitude, Skill, Networking*) sebagai pilar utama kepemimpinan modern.

Baca Juga:  Warga Tunggul Pandean Minta Pengadilan Hentikan Sementara Proyek Gardu Induk Selama Proses Gugatan

Servant Leadership: Melalui metode *outbound*, Dewi Ratna Jai mengajak peserta mendalami nilai-nilai kepemimpinan yang melayani, rendah hati, empati, memberdayakan, dan rela berkorban.

Analisis Strategis: Stefanus Agus Haryanto membekali peserta dengan teknik analisis SWOT untuk membaca potensi diri dan lingkungan secara tajam.

Komitmen Nyata untuk Masa Depan
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, para peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang dipandu oleh AR. Nur Cahya Utama. Sesi ini menjadi wadah bagi peserta untuk merumuskan langkah konkret pasca-pelatihan.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Semarang, M. Arung Palaga, menegaskan bahwa KKD bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal bagi para kader untuk terjun langsung dalam pelayanan di tengah Gereja dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kaderisasi berjenjang. Kami ingin melahirkan kader muda yang tidak hanya berkarakter, tetapi juga memiliki integritas tinggi,” ujar Arung.

Menutup rangkaian acara dengan simbolis, para peserta melakukan penanaman pohon di area Kanisius Eco Learning Camp. Aksi ini menjadi cerminan nyata kepedulian terhadap lingkungan dan komitmen keberlanjutan. Dengan mengusung semangat Pro Ecclesia et Patria (Untuk Gereja dan Tanah Air), KKD 2026 diharapkan menjadi katalis bagi munculnya pemimpin muda Katolik yang siap berkarya nyata bagi Gereja dan bangsa.

Penulis : Ayu Christiani

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinipublic.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III DPR RI Ungkap 13 Jenis Tindak Pidana yang Bisa Dikenai Perampasan Aset
Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur di Ponorogo, Keluarga Korban Mengaku Ditekan untuk Berdamai
Asal Usul IMA, Hak Perwalian dan Keberadaan IMA Istri Siri ZA Dipertanyakan
Dugaan Mafia Solar di Katonsari Demak Mencuat, Truk Modifikasi Antre Seperti Tak Ada Habisnya
Telusuri Jejak IMA: Dari SMAN 5 hingga Yayasan Doa Bunda, Dugaan Perkawinan Siri dan TPPO Jadi Sorotan
Laskar Sasak Kutuk Dugaan Intimidasi dalam Mediasi Kasus Rasisme: “Warga Lombok Tidak Sendiri!”
NAMA ZA KEMBALI DISOROT, DINAS SOSIAL TEMUKAN PERSOALAN PERWALIAN TIGA ANAK
SAPMA PP Jateng Kecam Promosi Newport yang Dikaitkan dengan Hafalan Al-Qur’an
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Komisi III DPR RI Ungkap 13 Jenis Tindak Pidana yang Bisa Dikenai Perampasan Aset

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur di Ponorogo, Keluarga Korban Mengaku Ditekan untuk Berdamai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Asal Usul IMA, Hak Perwalian dan Keberadaan IMA Istri Siri ZA Dipertanyakan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Dugaan Mafia Solar di Katonsari Demak Mencuat, Truk Modifikasi Antre Seperti Tak Ada Habisnya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Telusuri Jejak IMA: Dari SMAN 5 hingga Yayasan Doa Bunda, Dugaan Perkawinan Siri dan TPPO Jadi Sorotan

Berita Terbaru