Oknum Kapolsek Boja Diduga Terlibat Pusaran Penimbunan BBM Bersubsidi, Identitas Jurnalis Bocor ke Pemilik Gudang

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Dugaan praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Boja kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya mencuat kabar mengenai aktivitas ilegal di Jalan Meteseh, isu ini kini menyeret nama Kapolsek Boja menyusul dugaan kebocoran data identitas seorang jurnalis.

Kasus ini bermula saat Arifin, seorang jurnalis dari Media HK, melakukan investigasi dan mencoba melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Boja. Sebagai bentuk profesionalisme, Arifin memperkenalkan diri dan mengirimkan foto Kartu Tanda Anggota (KTA) pers melalui pesan singkat kepada Kapolsek.

Namun, kejanggalan muncul keesokan harinya. Arifin menerima informasi bahwa seseorang bernama Deni, yang mengaku sebagai pemilik gudang di Jalan Meteseh, sedang mencari keberadaannya. Mirisnya, Deni memiliki foto KTA milik Arifin dan menyebarkannya kepada rekan jurnalis lain untuk menanyakan nomor telepon Arifin.

“Yang menjadi pertanyaan besar kami adalah darimana Deni mendapatkan foto KTA tersebut? Padahal Arifin hanya mengirimkannya secara privat kepada Kapolsek Boja untuk kepentingan konfirmasi,” ujar sumber internal Media HK.

Munculnya foto identitas jurnalis di tangan pihak yang diduga pelaku penimbunan BBM memperkuat spekulasi adanya hubungan “istimewa” antara oknum Polsek Boja dengan pemilik gudang. Hal ini juga diduga menjadi alasan mengapa aduan masyarakat terkait penimbunan BBM di wilayah tersebut seolah tidak mendapatkan tanggapan serius.

Baca Juga:  Peristiwa Berdarah di Semarang Utara: Pria Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras

Menanggapi situasi yang dinilai mencederai integritas institusi Polri, pihak media dan praktisi hukum mendesak tindakan tegas dari pimpinan tertinggi kepolisian di Jawa Tengah.

Poin-poin tuntutan yang diajukan:

Investigasi Menyeluruh: Meminta Bapak Kapolda Jateng untuk mengusut tuntas siapa saja oknum yang terlibat dalam melindungi kegiatan penimbunan BBM bersubsidi di Boja.

Sanksi Tegas: Jika terbukti ada keterlibatan oknum anggota, diharapkan ada sanksi berat sesuai kode etik kepolisian dan hukum pidana yang berlaku.

Perlindungan Jurnalis: Kebocoran identitas jurnalis kepada pihak yang sedang diinvestigasi merupakan bentuk intimidasi tidak langsung yang mengancam kebebasan pers.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Boja belum memberikan pernyataan resmi terkait bocornya foto KTA jurnalis tersebut maupun tudingan keterlibatan dalam praktik penimbunan BBM.

Penulis : Ayu Christiani

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinipublic.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GRIB JAYA Desak APH Audit Dugaan Korupsi Retribusi Sampah di DLH Kota Semarang
Oknum Anggota DPRD Temanggung dari Fraksi PPP Ditahan Polres Semarang Terkait Dugaan Penganiayaan LC
Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo
MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?
Peristiwa Berdarah di Semarang Utara: Pria Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras
Sinergi PN Semarang, Prof Dr Retno Mawarini, Dr Sriyanti, dan Hermawan Naulah: Halal Bihalal di Gerhana Nusantara Resto Perkuat Layanan Mediasi
Polsek Semarang Utara Amankan 8 Pemuda Terkait Tawuran Viral dan Penyanderaan di Kebonharjo
Tragis! Remaja di Tambak Lorok Diduga Dibakar Kerabat, Polisi Sigap Beri Pendampingan
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:58 WIB

GRIB JAYA Desak APH Audit Dugaan Korupsi Retribusi Sampah di DLH Kota Semarang

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:57 WIB

Oknum Anggota DPRD Temanggung dari Fraksi PPP Ditahan Polres Semarang Terkait Dugaan Penganiayaan LC

Kamis, 30 April 2026 - 06:22 WIB

Polsek Semarang Utara Gagalkan Rencana Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bandarharjo

Minggu, 26 April 2026 - 15:06 WIB

MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?

Sabtu, 25 April 2026 - 06:29 WIB

Peristiwa Berdarah di Semarang Utara: Pria Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras

Berita Terbaru