GRIB JAYA Desak APH Audit Dugaan Korupsi Retribusi Sampah di DLH Kota Semarang

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ketua DPC GRIB JAYA Kota Semarang, MF Hasan, mendesak Aparat Penegak Hukum untuk segera memeriksa dan mengaudit Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang. Langkah ini diambil menyusul adanya dugaan isu korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan retribusi sampah, biaya perawatan armada truk sampah, serta retribusi lainnya di instansi tersebut.

Dalam keterangannya pada Kamis, 14 Mei 2026, Hasan menyatakan bahwa sebagai bagian dari kontrol sosial, organisasinya memiliki hak dan kewajiban untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Ia merujuk pada Pasal 70 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Pasal 36 UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan sebagai dasar hukum peran serta masyarakat dalam melakukan pengawasan.

Menurut Hasan, dana retribusi sampah dan anggaran perawatan truk seharusnya dikelola secara transparan dan akuntabel. Namun, saat ini beredar informasi di tengah masyarakat mengenai ketidaksesuaian dalam penggunaan anggaran tersebut.

Baca Juga:  MENGUAK TABIR KEBOCORAN PAD 20 MILIAR: GO SAMPAH GAGAL REDAM BUDAYA OKNUM DI DLH KOTA SEMARANG?

Hasan juga meminta agar pejabat baru di lingkungan DLH Kota Semarang bersikap terbuka dan tidak menutup diri. Ia berharap kehadiran pejabat baru tersebut dapat menjadi momentum untuk melakukan pembenahan internal dan bekerja sama dengan pihak berwenang guna membongkar dugaan penyimpangan yang terjadi.

Hasan menekankan bahwa jika memang pengelolaan anggaran sudah dilakukan dengan benar, maka pihak dinas seharusnya tidak ragu untuk membuktikannya. Hal ini dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari DLH Kota Semarang mengenai dorongan audit tersebut.

 

Penulis : Ayu

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinipublic.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Bulan Ditahan atas Dugaan Pemerkosaan, Korban Ubah Keterangan: Ayah Akui Laporan Palsu
BREAKING NEWS: KPK Amankan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo
KADIS LH KABUPATEN BEKASI DIDUGA HINA WARTAWAN SAAT KONFIRMASI DUGAAN KORUPSI, UCAPAN “TOLOL” DAN “BEGO” PICU KECAMAN
AW Jadi Tersangka, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Pegawai BPR Arto Moro dalam Kasus Sertifikat Rumah
IKADIN Bongkar Krisis Sistem Peradilan, Dorong Satu Standar Etik Advokat Nasional
Orang Tua Keberatan Wajah Anak Disebar, Nama Nurul Disebut dalam Penyebaran Video
Proyek Pompa Taman Hasanudin Rp3,5 Miliar Disorot: Pipa Bocor, Sejumlah Pekerja Tak Gunakan APD
Mata Kedutan Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Sesuatu?
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Dua Bulan Ditahan atas Dugaan Pemerkosaan, Korban Ubah Keterangan: Ayah Akui Laporan Palsu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:49 WIB

BREAKING NEWS: KPK Amankan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:31 WIB

KADIS LH KABUPATEN BEKASI DIDUGA HINA WARTAWAN SAAT KONFIRMASI DUGAAN KORUPSI, UCAPAN “TOLOL” DAN “BEGO” PICU KECAMAN

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:32 WIB

AW Jadi Tersangka, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Pegawai BPR Arto Moro dalam Kasus Sertifikat Rumah

Minggu, 27 September 2026 - 06:41 WIB

Orang Tua Keberatan Wajah Anak Disebar, Nama Nurul Disebut dalam Penyebaran Video

Berita Terbaru